Kamis, 16 Juni 2011

pengertian media visual


BAB II
PEMBAHASAN
2.1         Pengertian Media Visual
Media Visual (Daryanto, 1993:27), artinya semua alat peraga yang digunakan dalam proses belajar yang bisa dinikmati lewat panca-indera mata.Media visual ( image atau perumpamaan) memegang peran yang sangatpenting dalam proses belajar. Media visual dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata.
Agar menjadi efektif, visual sebaiknya ditempatkan pada konteks yang bermakna dansiswa harus berinteraksi dengan visual ( image ) itu untuk meyakinkan terjadinya proses informasi. Dengan demikian media visual dapat diartikan sebagai alat pembelajaran yang hanya bisa dilihat untuk memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan akan isi materi pelajaran.
Media Visual yang bergerak ialah media yang dapat menampilkan atau membiaskan gambar atau bayangan yang dapat bergerak di layar bias, seperti: bias gambar-gambar yang ditampilkan oleh motion picture film dan loopfilm.
Masing-masing media baik yang bergerak maupun yang tak bergerak dilihat penggunaannya tak lepas dari kelebihan dan keterbatasan yang ada, tergantung pada situasi dan kondisi pengoperasiannya.

2.2         Fungsi dan Manfaat Media Visual
Media visual berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol visual. Selain itu, fungsi media visual adalah untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan jika tidak divisualkan.
2.3     Macam- macam Media Visual
Media Visual terdiri dari:
1.       Media yang tidak diproyeksikan.
a.      Media realia adalah benda nyata.
Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.
b.      Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada hewan.
c.       Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal.

2.       Media proyeksi.
1.      Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media transparansi meliputi perangkat lunak (Overhead transparancy / OHT) dan perangkat keras (Overhead projector / OHP). Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:
-      Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu.
-      Membuat sendiri secara manual.
2.      Film bingkai / slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan proyektor slide.

Pengenalan Beberapa Media Visual, antara lain sebagai berikut :
A.            Media Grafis
Media Grafis adalah media visual yang menyajikan fakta, ide atau gagasan melalui penyajian kata- kata, kalimat atau angka- angka, dan symbol/ gambar. Grafis biasanya digunakan untuk menarik perhatian. Memperjelas penyajian ide, dan mengilustrasikan kata- kata sehingga menarik perhatian dan diingat orang.
a.    Gambar atau foto
Gambar/ foto adalah media yang paling umum dipakai. Gambar/ foto merupakan bahasa yang paling umum sehingga mudah dimengerti.
Manfaat atau kelebihan gambar atau foto sebagai media pembelajaran adalah:
v   Memberikan tampilan yang sifatnya konkrit.
v   Gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu.
v   Gambar atau foto dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita.
v   Dapat memperjelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja.
v   Murah harganya dan mudah didapat serta digunakan tanpa memerlukan peralatan khusus.

b)      Sketsa
Sketsa merupakan gambar yang merupakan draft kasar yang menyajikan bagian-bagian pokoknya saja tanpa detail. Sketsa selain dapat menarik perhatian peserta atau siswa juga dapat menghindari verbalisme dan dapat memperjelas penyampaian pesan.

a.    Diagram
Berfungsi sebagai penyederhana sesuatu yang kompleks sehingga dapat memperjelas penyajian pesan. Isi diagram pada umumnya berupa petunjuk-petunjuk. Sebagai suatu gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol, diagram menggambarkan struktur dari objeknya secara garis besar, menunjukkan hubungan yang ada antar komponennya atau sifat-sifat proses yang ada.

Ciri-ciri dari sebuah diagram yang baik adalah:
v            Benar, digambar rapi, diberi judul, label dan penjelasan-penjelasan yang perlu.
v            Cukup besar dan ditempatkan strategis.
v            Penyusunannya disesuaikan dengan pola membaca yang umum, dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah.

b.    Bagan/Chart
Terdapat dua jenis chart yaitu chart yang menyajikan pesannya secara  bertahap dan chart yang menyajikan pesannya sekaligus. Chart yang menyajikan pesannya secara bertahap misalnya adalah flipchart atau hidden chart, sementara bagan atau chart yang menyajikan pesannya secara langsung misalnya bagan pohon (tree chart), bagan alir (flow chart), ataubagan garis waktu (time line chart).
Bagan atau chart Berfungsi untuk menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit jika hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. Bagan juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi.
Dalam bagan biasanya kita menjumpai jenis media visual lain seperti gambar, diagram, atau lambing-lambang verbal.

Ciri-ciri bagan sebagai media yang baik adalah:
v         Dapat dimengerti oleh pembaca.
v         Sederhana dan lugas tidak rumit atau berbelit-belit.
v         Diganti pada waktu-waktu tertentu agar selain tetap mengikuti perkembangan jaman juga tidak kehilangan daya tarik.

c.     Grafik
Grafik adalah gambar sederhana yang mengguanakan titik-titik, garis atau gambar. Fungsi grafik adalah untuk menggambarkan data kuantitatif secara teliti, menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas.

d.    Kartun
Yaitu penggambaran dalam bentuk lukisan atau karikatur tentang orang, gagasan, atau situasi yang didesain untuk mempengaruhi opini masyarakat. Kegunaan kartun dalam pengajaran dapat memperjelas rangkaian isi bahan dalam satu urutan logis atau mengandung makna.
Pemilihan kartun yaitu:
1)      Pemakaiannya sesuai dengan tingkat pengalaman.
2)      Kesederhanaan.
3)      Lambang yang jelas.
                            Penggunaan kartun yaitu:
1)      Untuk motivasi.
2)      Sabagai ilustrasi.
3)      Untuk kegiatan siswa.

e.    Poster
Poster dapat dibuat di atas kertas, kain, batang kayu, seng dan sebagainya. Poster tidak saja penting untuk menyampaikan pesan atau kesan tertentu akan tetapi mampu pula untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya.

f.      Papan planel
Papan Planel yaitu papan yang dilapisi kain flannel untuk menyajikan gambar atau kata- kata yang mudah ditempel dan mudah pula diepas. Papan planel merupakan media visual yang efektif dan mudah untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu kepada sasaran tertentu pula.

Kelemahannya papan planel, antara lain sebagai berikut :
1.       Walaupun bahan flanel dapat menempel pada sesamanya, tetapi hal ini tidak menjamin pada “bahan yang berat”, karena dapat lepas bila ditempelkan.

2.       Bila terkena angin sedikit saja, bahan yang ditempel pada papan flanel tersebut akan berhamburan jatuh.

Kelebihannya papan flannel, antara lain sebagai berikut :
1.             Karena kesederhanaan papan flanel dapat dibuat sendiri oleh guru.
2.          Dapat dipersiapkan terlebih dahulu dengan teliti.
3.          Dapat memusatkan perhartian siswa terhadap suatu masalah yang dibicarakan.
4.          Dapat menghemat waktu pembelajaran karena segala sesuatunya sudah dipersiapkan dan peserta didik dapat melihat sendiri secara langsung.

g.    Papan Buletin.
Papan Buletin berfungsi untuk memberitahukan kejadian dalam waktu tertentu. Papan ini adalah papan biasa tanpa dilapisi kain flannel. Gambar- gambar atau tulisan- tulisannya biasanya langsung ditempelkan dengan menggunakan lem atau alat penempel lainnya.

Kelebihan media grafis, antara lain sebagai berikut :
*         Dapat mempermudah dan mempercepat pemahaman siswa terhadap pesan yang disajikan.
*         Dapat dilengkapi dengan warna- warna sehingga lebih menarik perhatian siswa.
*         Pembuatannya mudah dan harganya murah.

Kelemahan media grafis, antara lain sebagai berikut :
*         Membutuhkan keterampilan khusus dalam pembuatannya, terutama untuk grafis yang lebih kompleks.
*         Penyajian pesan hanya berupa unsur visual.



B.            Media Bahan Cetak
Media bahan cetak adalah media visual yang pembuatannya melalui proses pencetakan/ printing atau offset. Media bahan cetak ini menyajikan pesannya melalui huruf dan gambar- gambar yang diilustrasikan untuk lebih memperjelas pesan atau informasi yang disajikan.

Jenis media bahan cetak diantaranya adalah :
1.    Buku Teks
Buku Teks, yaitu buku tentang suatu bidang studi atau ilmu tertentu yang disusun untuk memudahkan para guru dan siswa dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran. Penyusunan buku teks ini disesuaikan dengan urutan dan ruang lingkup GBPP tiap bidang studi tertentu.
Dalam memilih sebuah buku sebaiknya diperhatikan hal- hal sebagai berikut :
a.          Substansi materi.
b.          Memiliki daya tarik.
c.          Mudah dipahami.
d.          Mudah dibaca.



2.    Modul
Modul, yaitu suatu paket yang disusun dalam bentuk satuan tertentu dan didesain sedemikian rupa guna kepentingan belajar siswa. Satu paket modul biasanya memiliki komponen petunjuk guru, lembaran kegiatan siswa, lembaran kerja siswa, kunci lembaran kerja, lembaran tes, dan kunci lembaran tes.

Dalam memilih modul sebaiknya diperhatikan hal sebagai berikut :
a.              Substansi materi relevan dengan kompetensi dasar atau materi pokok yang harus dikuasai oleh peserta didik.
b.             Modul tersusun secara lengkap, paling tidak mencakup antara lain; judul, pernyataan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik, petunjuk menggunakannya, informasi, langkah kerja, dan penilaian.
c.              Materi memberikan penjelasan secara lengkap tentang definisi, klasifikasi, prosedur, perbandingan, rangkuman dan sebagainya.
d.             Padat pengetahuan.
e.              Kebenaran materi dapat dipertanggungjawabkan.
f.               Kalimat yang disajikan singkat, jelas.
g.              Menuntun guru dan siswa sehingga mudah digunakan.
h.              Beberapa modul dapat di download dari internet.

3.    Bahan Pengajaran Terprogram 
Bahan Pengajaran Terprogram, yaitu program pengajaran individual, hampir sama dengan modul. Perbedaannya dengan modul, bahan pengajaran terprogram ini disusun dengan topic- topic kecil untuk setiap bingkai/ halamannya. Satu bingkai biasanya berisi informasi yang merupakan bahan ajaran, pertanyaan, dan balikan/ respons dari pertanyaan bingkai lain.



Kelebihan media bahan cetak, antara lain :
*    Dapat menyajikan pesan atau informasi dalam jumlah yang banyak.
*    Pesan atau informasi dapat dipelajari oleh siswa sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kecepatan masing- masing.
*    Dapat dipelajari kapan saja dan dimana karena mudah dibawa.
*    Akan lebih menarik bila dilengkapi dengan gambar dan warna.
*    Perbaikan/ revisi mudah dilakukan.

Kelemahan media bahan cetak, antara lain :
*    Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama.
*    Bahan cetak yang tebal mungkin dapat membosankan dan mematikan minat siswa untuk membacanya.
*    Apabila jilid dan kertasnya jelek akan mudah rusak dan robek.

C.            Media Gambar Diam
Media Gambar Diam adalah media visual yang berupa gambar yang dihasilkan melalui proses fotografi.  Jenis media gambar diam ini adalah foto.
Foto/gambar memiliki makna yang lebih baik dibandingkan dengan tulisan.  Foto/gambar sebagai bahan ajar tentu saja diperlukan satu rancangan yang baik agar setelah selesai melihal sebuah atau serangkaian foto/gambar siswa dapat melakukan sesuatu yang pada akhirnya menguasai satu atau lebih kompetensi dasar.  Foto/gambar yang didesain secara baik dapat memberikan pemahaman yang lebih baik.

Sebuah gambar yang bermakna paling tidak memiliki kriteria sebagai berikut:
1)      Gambar harus mengandung sesuatu yang dapat dilihat dan penuh dengan informasi/data. Sehingga gambar tidak hanya sekedar gambar yang tidak mengandung arti atau tidak ada yang dapat dipelajari.
2)      Gambar bermakna dan dapat dimengerti sehingga, si pembaca gambar benar-benar mengerti, tidak salah pengertian.
3)      Lengkap, rasional untuk digunakan dalam proses pembelajaran, bahannya diambil dari sumber yang benar. Sehingga jangan sampai gambar miskin informasi yang berakibat penggunanya tidak belajar apa-apa.

Dalam memilih sebuah gambar/ foto sebaiknya diperhatikan hal- hal sebagai berikut :
a.             Substansi materi yang disajikan dalam bentuk foto / gambar harus memiliki relevansi dengan kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik.
b.             Gambar yang disajikan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
c.             Ditampilkan dengan skala yang sesuai sehingga terlihat logis dan enak dilihat.
d.             Gambar menampilkan judul atau keterangan.
e.             Beberapa foto / gambar dapat dibeli di toko buku.

Kelebihan Media Gambar Diam, antara lain :
*    Dibandingkan dengan media grafis, media foto ini lebih konkret.
*    Dapat menunjukkan perbandingan yang tepat dari objek yang sebenarnya.
*    Pembuatannya mudah dan harganya murah.

Kelemahan Media Gambar Diam, antara lain :
*    Biasanya ukurannya terbatas sehingga kurang efektif untuk pembelajaran kelompok besar.
*    Perbandingan yang kurang tepat dari suatu objek akan menimbulkan kesalahan persepsi.

D.           Media Proyeksi Diam
Media Proyeksi Diam adalah media visual yang diproyeksikan atau media yang memproyeksikan pesan, dimana hasil proyeksinya tidak bergerak atau memiliki sedikit unsur gerakan.

Jenis Media Proyeksi Diam diantaranya OHP/ OHT, Opaque Projector, Slide, dan FilmStrip.
a)    Media OHP/ OHT
OHT ( Overhead Transparency ) adalah media visual yang diproyeksikan melalui alat proyeksi yang disebut OHP ( Overhead Projector ). OHT terbuat dari bahan transparan yang biasanya berukuran 8,5 x 11 inchi.

Ada 3 jenis bahan yang dapat digunakan sebagai OHT, diantaranya :
1.          Write on film ( plastic transparansi ), yaitu jenis transparensi yang dapat ditulisi atau digambari secara langsung dengan menggunakan spidol.
2.          PPC transparansi film ( PPC = Plain Paper Copier ), yaitu jenis transparansi yang dapat diberi tulisan atau gambar dengan menggunakan mesin fotocopy.
3.          Infrared transparency film, yaitu jenis transparansi yang dapat diberi tulisan atau bergambar dengan menggunakan mesin thermofax.

OHP ( Overhead Projector ) adalah media yang digunakan untuk memproyeksikan program- program transparansi pada sebuah layar. Biasanya alat ini digunakan sebagai pengganti papan tulis.

Ada 2 jenis model OHP, yaitu :
1.          OHP Classroom, yaitu OHP yang dirancang dan dibuat secara permanen untuk di simpan di suatu kelas atau ruangan. Biasanya memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan OHP jenis portable.
2.          OHP Portable, yaitu OHP yang dirancang agar mudah dibawa kemana- mana, sehingga ukuran dan bobot beratnya lebih ringkas.

Kelebihan Media OHT/ OHP, antara lain :
1.          Dapat digunakan untuk menyajikan pesan di semua ukuran ruangan kelas.
2.          Menarik, karena memungkinkan penyajian yang variatif, dan disertai dengan warna- warna yang menarik.
3.          Tatap muka dengan siswa selalu terjaga dan memungkinkan siswa untuk mencatat hal- hal yang penting.
4.          Tidak memerlukan operator secara khusus dan tidak pula memerlukan penggelapan ruangan.
5.          Dapat menyajikan pesan yang banyak dalam waktu yang relative singkat.
6.          Program OHT dapat digunakan berulang- ulang.


Kelemahan Media OHT/ OHP, antara lain :
1.          Memerlukan perencanaan yang matang dalam pembuatan dan penyajiaannya.
2.          OHT dan OHP merupakan hal yang tak dapat dipisahkan, karena sebuah gambar dalam kertas biasa tidak bisa diproyeksikan melalui OHP.
3.          Urutan OHT mudah kacau, karena merupakan urutan yang lepas.

b)    Media Opaque Projector
Opaque Projector atau proyektor tak tembus pandang adalah media yang digunakan untuk memproyeksikan bahan dan benda- benda yang tidak tembus pandang, seperi buku, foto, dan model- model, baik yang dua dimensi maupun yang tiga dimensi. Berbeda dengan OHP, opaque projector ini tidak memerlukan transparansi, tetapi memerlukan penggelapan ruangan.
Opaque Projector biasanya dapat pula digunakan dapat pula digunakan untuk memproyeksikan film bingkai/ slide akan tetapi tidak dilengkapi dengan tape recorder.
Kelebihan dan kelemahan media opaque projector ini hampir mirip dengan kelebihan dan kelemahan OHP dan media slide. Oleh karena opaque projector dengan segala karakteristiknya berfungsi sebagai OHP dan Slide Proyektor.

c)    Media Slide
Media Slide atau film bingkai adalah media visual yang diproyeksikan melalui alat yang disebut dengan Proyektor Slide. Slide atau film bingkai terbuat dari film positif yang kemudian diberi bingkai yang terbuat dari karton/ plastik. Film positif yang biasanya digunakan untuk film slide adalah film yang ukurannya 35 mm dengan ukuran bingkai 2 x 2 inchi. Sebuah program slide biasanya terdiri atas beberapa bingkai yang banyaknya tergantung pada bahan atau materi yang akan disampaikan.

Kelebihan Media Slide, antara lain :
*         Membantu menimbulkan pengertian dan ingatan yang kuat pada pesan yang disampaikan dan dapat dipadukan dengan unsur suara.
*         Merangsang minat dan perhatian siswa dengan warna dan gambar yang konkrit.
*         Program slide mudah di revisi sesuai dengan kebutuhan, karena filmnya terpisah- pisah.
*         Penyimpanannya mudah karena ukurannya kecil.

Kelemahan Media Slide, antara lain :
*         Memerlukan penggelapan ruangan untuk memproyeksikannya.
*         Pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama, jika program yang dibuatnya cukup panjang.
*         Memerlukan biaya yang boleh dikatakan besar.
*         Hanya dapat menyajikan gambar yang diam ( geraknya terbatas walaupun dengan menggunakan lebih dari sebuah proyektor.

d)    Media FilmStrip
Film Strip atau Film Rangkai atau Film Gelang adalah media visual proyeksi diam, yang pada dasarnya hampir sama dengan media slide. Hanya film strip ini terdiri dari beberapa film yang merupakan satu kesatuan ( merupakan gelang, dimana antara ujung yang satu dengan ujung yang lainnya bersatu ). Jumlah frame atau gambar dari suatu filmstrip ada yang berjumlah 50 buah dan ada pula yang berjumlah 75 buah dengan panjang 100 sampai 130 cm.
Kelebihan filmstrip dibandingkan dengan film slide adalah media filmstrip mudah penggandaannya karena tidak memerlukan bingkai, juga frame- frame filmstrip tidak akan tertukar karena merupakan satu kesatuan. Akan tetapi pengeditan dan perbaikan/ revisi filmstrip relative agak sukar, karena harus dilaboratorium khusus.

2.4         Pemilihan media visual
Untuk mempermudah penyampaian materi kepada peserta didik perlu dipilih media yang tepat. Ketepatan dalam pemilihan media visual menyebabkan proses pembelajaran menjadi lancar dan materi yang disampaikan dipahami peserta didik. Misalnya Guru pendidikan jasmani dapat memanfaatkan media visual yang umum dipergunakan seperti gambar atau foto atau VCD. Kedua jenis media visual ini mempunyai beberapa kelebihan yaitu, mudah dibuat dan digunakan, praktis, sederhana, dan relatit murah.
Beberapa kriteria yang perlu diperhatikan oleh guru dalam memilih media visual. Diantaranya. media visual yang dipilih sesuai dengan kurikulum, tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, mempertimbangkan kemampuan dan keterampilan peserta didik, praktis dan sederhana, bersifat fleksibel, multiguna, tahan lama, ekonomis, dan mudah digunakan oleh guru.
2.5                                      Penggunaan Media Visual
Azhar Arsyad (2005:92-93) memberikan gambaran mengenai beberapa konsep penggunaan media visual a~ar efektif yaitu, bentuk media visual dibuat yang sesederhana mung kin agar mudah dipahami, penggunaan media visual untuk menjelaskan informasi yang terdapat teks, berikan pengulangan sajian visual dan libatkan peserta didik di dalamnya, gunakan gambar untuk membedakan dua konsep yang berbeda, keterangan gambar harus dicantumkan secara garis besar, dan penggunaan wama harus realistik.
Banyak hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan media visual dalam menopang proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.
Pertimbangan-pertimbangan mulai dari fungsi ekonomis, kepraktisan, dan manfaat yang diperoleh dari penggunaan media visual dijadikan pertimbangan bagi seorang guru pendidikan jasmani terutama untuk memudahkan dalam fungsi utamanya sebagi seorang pendidik dan pengajar.
Pengoptimalan media visual memberikan dampak psikologis bagi guru, karena ia akan lebih memiliki rasa percaya diri dalam menyampaikan materi atau pesan kepada peserta didik. Jika dilihat lebih lanjut sebenamya media visual ini sudah tidak asing lagi bagi para guru pendidikan jasmani. Sebab, sejak di bangku kuliah mereka sudah diberikan pengetahuan dan keterampilan dasar pemanfaatan media pembelajaran sehingga, dalam situasi mengajar yang sesungguhnya guru tinggal mengembangkan atau menciptakan media-media visual baru yang lebih kreatif dan inovatif.








BAB III
PENUTUP
3.1         Kesimpulan
Dengan menggunakan media visual secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif siswa. Sehingga menimbulkan gairah belajar, memungkinkan interaksi langsung antara siswa, lingkungan, kenyataan, dan memungkinkan siswa untuk belajar sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Penggunaan media visual dalam pembelajaran dapat membantu anak dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa. Penggunaan media visual pembelajaran dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit.

3.2         Saran
Kami selaku penulis menyarankan agar pembaca menggunakan media visual pembelajaran ini secara tepat dan bervariasi yang sesuai dengan tingkat dan kemampuan berpikir anak didik. Untuk menyampaikan pesan pembelajaran dari guru kepada siswa, sebaiknya guru juga menggunakan alat bantu mengajar (teaching aids) berupa gambar, model, atau alat-alat lain yang dapat memberikan pengalaman konkrit, motivasi belajar, serta dapat mempertinggi daya serap siswa.










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar